Sabtu, 23 Juni 2012

Nomor-Nomor dalam Bahasa Perancis


Nomor-Nomor dalam Bahasa Perancis

1=Un
11=Onze
21=Vingt et un
31=Trente et un
41=Quarante et un
2=Deux
12=Douze
22=Vingt Deux
32=Trente deux
42=Quarante deux
3=Trois
13=Treize
23=Vingt Trois
33= Trente trios
43=Quarante trios
4=Quatre
14=Quatorze
24=Vingt Quatre
34=Trente Quatre
44=Quarante Quatre
5=Cinq
15=Quinze
25=Vingt Cinq
35= Trente Cinq
45=Quarante Cinq
6=Six
16=Seize
26=Vingt Six
36= Trente Six
46=Quarante Six
7=Sept
17=Dix-Sept
27=Vingt Sept
37= Trente Sept
47=Quarante Sept
8=Huit
18=Dix-huit
28=Vingt Huit
38= Trente Huit
48=Quarante Huit
9=Neuf
19=Dix-neuf
29=Vingt Neuf
39=Trente Neuf
49=Quarante Neuf
10=Dix
20=Vingt
30=Trente
40=Quarante
50=Cinquante

Menulis Naskah Drama


v Menulis Naskah Drama

Salah Apa?????

      Di sudut kelas IX C, bangku paling pojok terlihat seorang cowok duduk bersandar ditembok sambil memegang HandPhone. Kelas terlihat lengang, karena siswa-siswi lebih memilih di luar kelas berbincang-bincang satu sama lain.
Rahma       :  (Masuk kelas menghampiri Andre dan duduk disampingnya) “Hai  sayang, kok sendirian aja?”
Andre      :  (Acuh tak acuh)
Rahma       :  “Yang, akhir-akhir ini kok nggak pernah ngangkat telfonku sich?”
Andre        :   (Sibuk mengutak-atik HP. Tas, buku ada didepannya, diatas meja)
Rahma       :    “Kamu kenapa sich yang, kok sekarang berubah?”
Andre        :    (Menatap penuh amarah, kemudian memalingkan muka)
Rahma     :  (Kaget, takut) “Kamu kenapa, kamu marah ya sama aku? Emang aku salah apa? Please ngomong donk!!!!
Andre       :   (Hanya diam, sambil mengutak-atik HPnya)
Rahma     : (Meraih dan memegang tangan Andre) “Yang, aku bener-bener nggak ngerti dengan sikap kamu yang seperti ini, aku butuh penjelasan kamu.”
Andre       :  (Melepaskan tangan Rahma dan beranjak pergi dari tempat duduknya)
      Mata Rahma terlihat berkaca-kaca ia tidak tahu harus berbuat apa. Tiba-tiba terdengar keributan di luar kelas, segera ia keluar dan mendapati Andre hendak memukul Dayat.
Andre    :  (Mengangkat tangan sambil mengepal dan memegang kerah baju Dayat)
Rahma    :  “Andre, Stop! Stop!” (Mencoba melerai)
Andre    :  (Menurunkan tangannya dan melepas kerah baju Dayat)
Rahma  :  “Kamu kenapa sich, Dayat kan sahabatku. Emang dia punya salah apa sama kamu?” (kepada Andre)
Dayat   :  “Nggak ada apa-apa kok, dia Cuma salah paham. Waktu kemarin kita pergi nyari kado buat Refi. Mungkin dia piker aku dan kamu lagi ngedate.”
Andre   :  (Mengulurkan tangan pada Dayat) “Maafin aku ya, aku udah salah paham. Nuduh kalian yang enggak-enggak.”
Dayat   :  (Menyambut uluran tangan Andre sambil tersenyum) “Nggak apa-apa aku ngerti kok, tapi lain kali jangan gitu lagi.”
Rahma   :  (Tersenyum bahagia, karena baginya mereka sangat berarti).

~The End~